Bersama beberapa teman sore itu minggu tgl 5 april 2015 kami meluncul ke Grand Indonesia salah satu mall besar di jakarta. Setelah mengunjungi seorang teman yang baru saja melahirkan kami sepakat pergi menonton pertunjukkan tari kontenporer yang berjudul Rantau Berbisik oleh Nang Jombang Dance Company dari Padang – Sumatra Barat.

Setelah mencari parkir yang cukup rumit dan melelahkan kami pun sampai ke lantai 8 Grand Indonesia dan melakukan pendaftaran ulang. Ini pertama kali saya datang menonton di Galeri Indonesia Kaya sebuah institusi yang di gawangi oleh Djarum Foundation lembaga yang mengusung ragam kekayaan budaya Indonesia dengan ruang edutainment budaya berbasis teknologi digital yang dapat mendekatkan dan menyalurkan kreativitas berekspresi generasi muda dalam lingkup tradisi budaya nusantara. Sungguh menakjubkan Galeri ini tertata dengan sangat indah dan elegan dengan segala pernik dan display tentang kekayaan indonesia.

Sejenak berpose sebelum pertunjukkan

Sejenak berpose sebelum pertunjukkan

Sebelum pertunjukkan di mulai kami punya waktu setengah sekitar 45 menit. Ditilik dari mata yang mulai sedikit berulah alias ngantuk maka kami pun memutuskan untuk ngopi dulu. Banyak pilihan tempat ngopi di GI salah satu pojok nyaman pun kami pilih. Sayang lupa motert tempat ngopinya .. tapi tenang suatu saat saya akan balik ke sana dan memotretnya.

Pukul  3.00 sore kami pun beranjak menuju ruang pertunjukkan. Saya suka sekali dengan model disain ruang pertunjukkan ini dengan undakan melingakar dan ruang yang tak terlalu besar tempat segala pertunjukan menjadi intim dengan penonton.  Saya pun mengeluarkan senjata saya dari tas. Kamera dslr sederhana saya. Cukup dengan lensa Canon 28-135 mm maka jarak antara saya dengan panggung pun terjembatani untuk menangkap ruang gerak penari.

Akhirnya pertunjukkan pun di mulai. Seorang penari  perlahan keluar dengan gerakan indahnya, perlahan bergerak indah menuju pojok panggung di mana sudah tersedia sebuah meja dengan piring-piringnya. Meja dan piring simbol Rantau Berbisik sesuai dengan judul tarian ini.

Rantau Berbisik 1

Rantau Berbisik 1

Rantau Berbisik 2

Rantau Berbisik 2

Tarian indah dengan campuran gerakan dasar tari Minang diantaranya gerakan silek dan randai serta tari piring, sebuah koreografi yang kaya.  Yang menggambarkan kerja keras dan suka duka hidup berjuang di Rantau orang.  Semua ditunjukkan dengan gerakan penari yang tegas dan lentur. Kesedihan dan kegembiraan tergambar di alunan musik dan gerakannya. Dan Oh My God jika anda orang Minang maka anda akan dapat merasakan betapa beratnya dan hebatnya kerja keras di rantau. Demi sebuah nama ketika pulang ke kampung nanti. Namun jika anda bukan berasal dari Minang anda akan dapat merasakan kerja keras dan kepiluan dalam pertunjukkan ini.  Untuk itu saya tak lagi dapat menggambarkannya dengan kata kata semoga foto foto di bawah ini dapat mewakilkan rangkaian huruf saya.

Rantau Berbisik 3

Rantau Berbisik 3

Rantau Berbisik 4

Rantau Berbisik 4

Rantau Berbisik 4

Rantau Berbisik 5

rantau Berbisik 6

rantau Berbisik 6

Rantau Berbisik 7

Rantau Berbisik 7

Rantau Berbisik 8

Rantau Berbisik 8

Rantau Berbisik 9

Rantau Berbisik 9

Rantau Berbisik 10

Rantau Berbisik 10

Rantau Berbisik 11

Rantau Berbisik 11

Sekian untuk pertunjukkan Rantau berbisik sampai bertemu dipertunjukkan lainnya.